Klinik Epilepsi

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Kejang Epilepsi

Melihat seseorang mengalami kejang epilepsi sering kali membuat panik. Banyak orang masih bingung harus berbuat apa, bahkan tidak jarang justru melakukan tindakan yang keliru. Padahal, pertolongan pertama yang tepat saat kejang epilepsi sangat penting untuk mencegah cedera dan komplikasi.

Artikel ini akan membantu Anda memahami langkah yang benar dan aman saat menghadapi kejang epilepsi.

kejang epilepsi, cara menangani kejang, epilepsi dan kejang

Apa Itu Kejang Epilepsi?

Kejang epilepsi terjadi akibat aktivitas listrik otak yang tidak normal dan berlebihan. Kejang dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kejang hebat seluruh tubuh hingga kehilangan kesadaran sesaat tanpa disertai gerakan.

Sebagian besar kejang akan berhenti dengan sendirinya, namun pertolongan yang tepat tetap diperlukan.

Langkah Pertolongan Pertama Saat Kejang Epilepsi

Jika Anda melihat seseorang mengalami kejang, lakukan langkah-langkah berikut:

1. Tetap Tenang dan Jangan Panik

Kejang memang terlihat menakutkan, namun panik justru dapat memperburuk situasi. Tetap tenang agar dapat membantu dengan benar.

2. Posisikan Tubuh dengan Aman

  • Baringkan pasien di tempat yang datar

  • Miringkan tubuh ke satu sisi (posisi pemulihan)

  • Jauhkan dari benda keras atau tajam

Tujuannya adalah mencegah cedera dan membantu jalan napas tetap terbuka.

3. Longgarkan Pakaian

Kendurkan pakaian di sekitar leher seperti kerah atau hijab agar pasien lebih mudah bernapas.

4. Catat Durasi Kejang

Perhatikan dan catat berapa lama kejang berlangsung. Informasi ini sangat penting untuk dokter.

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Kejang

Banyak mitos yang masih dipercaya masyarakat. Berikut hal-hal yang tidak boleh dilakukan:

  • Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam mulut

  • Jangan menahan atau mengikat tubuh pasien

  • Jangan memberi minum atau obat saat kejang berlangsung

  • Jangan melakukan napas buatan saat kejang

Tindakan tersebut justru berisiko menyebabkan cedera.

 

Kapan Harus Segera ke Rumah Sakit?

Segera bawa pasien ke IGD jika:

  • Kejang berlangsung lebih dari 5 menit

  • Kejang terjadi berulang tanpa sadar penuh

  • Pasien tidak sadar setelah kejang berhenti

  • Kejang disertai cedera serius

  • Kejang terjadi pada orang yang belum pernah kejang sebelumnya

Kondisi ini dapat mengarah pada kejang darurat (status epileptikus) yang membutuhkan penanganan segera.

 

Setelah Kejang Berhenti, Apa yang Harus Dilakukan?

Setelah kejang selesai:

  • Biarkan pasien beristirahat

  • Tetap posisikan miring hingga sadar penuh

  • Beri penjelasan dengan tenang saat pasien sadar

  • Anjurkan kontrol ke dokter spesialis saraf

Pasien biasanya akan merasa lelah, bingung, atau mengantuk, dan itu merupakan kondisi yang normal.

Pentingnya Edukasi Epilepsi

Banyak penderita epilepsi sebenarnya dapat hidup normal jika kejang terkontrol dengan baik. Edukasi yang benar kepada keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar sangat membantu mengurangi stigma dan risiko cedera saat kejang terjadi.

Kesimpulan

Kejang epilepsi memang tampak mengkhawatirkan, namun pertolongan pertama yang tepat dapat menyelamatkan pasien dari cedera serius. Kunci utamanya adalah tetap tenang, tidak melakukan tindakan berbahaya, dan segera mencari bantuan medis bila diperlukan.

Jika Anda atau keluarga memiliki riwayat kejang epilepsi, konsultasikan secara rutin ke dokter spesialis saraf untuk mendapatkan penanganan yang optimal.