Pencetus Kejang
Sebagian orang sudah memahami karakteristik dari kejangnya, dan pencetus dari kejang yang dialaminya. Seperti dalam kondisi situasi tertentu, dan lain sebagainya. Dengan kemampuan untuk memahami pola kejang yang dimiliki, maka dapat sangat membantu dalamhal mengantisipasi jika terjadi saatnya serangan kejang. Sehingga dapat menghindarkan diri dari hal-hal yang dapat menyebabkan kejadian yang lebih parah akibat dari kejang yang di alami.
Beberapa orang akan melihat satu atau dua pemicu dengan sangat mudah. Misalnya, kejang mereka mungkin terjadi hanya saat tidur atau saat bangun tidur. Dan ada sebagian orang kejang muncul disaat kondisi sedang mengalmi stress berat, atau tekanan psikis yang berat.

Jenis pemicu kejang yang sering kali dilaporkan
- Disaat waktu tertentu siang atau malam
- Kurang tidur – lelah, tidak tidur nyenyak, tidak cukup tidur, tidur terganggu
- Penyakit (baik dengan dan tanpa demam)
- Kilatan lampu terang atau cahaya dengan insensitas tinggi
- Alkohol – konsumsi minuman beralkohol
- Penggunaan narkoba – Penggunaan kokain dan obat-obatan terlarang lainnya seperti Ekstasi
- Stres, psikis
- Siklus menstruasi atau perubahan hormonal lainnya
- Pola makan tidak baik, lapar dalam jangka waktu lama, dehidrasi, kurang cairan, gula darah rendah, kekurangan vitamin dan mineral
- Konsumsi makanan tertentu, kelebihan kafein atau produk lain yang dapat memperburuk kejang
- Penggunaan obat-obatan tertentu
- Jadwal minum obat yang terlewat